Koleksi berita dan cerita dari pelbagai sumber untuk santapan minda anda

May 2, 2010

Tanda kematian










Tanda-tanda saat kematian

  a). 100 hari : Seluruh badan rasa bergegar.
  b). 60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.
  c). 40 hari : Daun dengan nama orang yang akan mati di Arash akan jatuh
 
dan malaikat maut pun datang kepada kepada orang dengan nama tersebut lalu mendampinginya sehingga saat kematiannya. Kadang-kadang orang yang akan mati itu akan merasa atau nampak kehadiran malaikat maut tersebut dan akan sering kelihatan seperti sedang
  rungsing.
  d). 7 hari : Mengidam makanan.
  e). 5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.
  f). 3 hari : Bahagian ditengah-tengah dahi bergerak-gerak.
  g). 2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.
  h). 1 hari : Terasa bahagian ubun bergerak-gerak diantara waktu Subuh dan
  Ashar.
  i). Saat terakhir : Terasa sejuk dari bahagian pusat hingga ketulan Solbi
 (dibahagian belakang badan), bahkan bila sudah merasa tanda yang terakhir sekali,
  mengucap dalam keadaan Qiam dan jangan lagi berbicara.


 Bila Malaikat mencabut Nyawa

  Baginda Rasulullah S.A.W. Bersabda :

  "Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan
  Malaikat kedalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka
  menarik rohnya melalui kedua telapak kakinya sehingga sampai ke lutut.
  Setelah itu datang pula sekumpulan Malaikat yang lain masuk menarik roh
  dari lutut hingga sampai keperut dan kemudian
  mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan Malaikat yang lain masuk dan
  menarik rohnya dari perut hingga sampai kedada dan kemudian mereka
  Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan Malaikat masuk dan menarik roh
  dari dadanya hingga sampai ke kerongkongan dan itulah yang dikatakan saat
  Nazak orang itu."

  Sambung Rasulullah S.A.W. lagi :
  "Kalau orang yang Nazak itu orang beriman, maka Malaikat Jibril A.S akan
  menebarkan sayapnya yang disebelah kanan sehingga orang yang Nazak itu
 dapat melihat kedudukannya di Syurga. Apabila orang yang beriman itu
  melihat Syurga, maka dia akan lupa kepada orang-orang yang
  disekelilingnya. Ini adalah karena sangat rindunya
 pada Syurga dan melihat terus pandangannya kepada sayap Jibril A.S."

  Kalau orang yang Nazak itu orang Munafik, maka Jibri A.S. akan menebarkan
  sayap disebelah kiri. Maka orang yang Nazak itu dapat melihat
 kedudukannya
  di Neraka dan dalam masa itu orang itu tidak lagi melihat orang
  disekelilingnya. Ini adalah karena terlalu takutnya apabila melihat
 neraka
 yang akan menjadi tempat tinggalnya.

  Dari sebuah Hadits bahwa apabila Allah S.W.T. menghendaki seorang mukmin
  itu dicabut nyawanya, maka datanglah Malaikat maut. Apabila Malaikat maut
  hendak mencabut roh orang Mukmin itu dari arah mulut maka keluarlah
 Dzikir
 dari mulut orang Mukmin itu dengan berkata : "Tidak ada jalan bagimu
  mencabut roh orang ini melalui
 jalan ini karena orang ini senantiasa menjadikan lidahnya ber-Dzikir
  kepada Allah S.W.T."

  Setelah Malaikat maut mendengar penjelasan itu, maka diapun kembali
 kepada
  Allah S.W.T. dan menjelaskan apa yang diucapka oleh lidah orang Mukmin
  itu. Lalu Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud :
 "Wahai Malaikat maut, kamu cabutlah rohnya dari arah lain."


  Sebaik Malaikat maut mendapat perintah dari Allah S.W.T. maka Malaikat
 maut pun mencoba mencabut roh orang Mukmin dari arah tangan. Tapi
  keluarlah sedekah dari arah tangan kanan orang Mukmin itu, keluarlah
  usapan kepala anak-anak yatim dan keluar penulisan ilmu.

 Maka berkata tangan : "Tidaklah ada jalan bagimu untuk mencabut roh orang
  Mukmin dari arah ini, tangan ini telah mengeluarkan  sedekah, tangan ini
  mengusap kepala anak-anak yatim dan tangan ini menulis ilmu pengetahuan."
  Oleh karena itu Malaikat maut gagal untuk mencabut roh orang Mukmin dari
  arah kanan maka Malaikat maut
  mencoba pula dari arah kakinya. Malangnya Malaikat maut juga gagal
  melakukan sebab kaki berkata : "Tidak ada jalan bagimu dari arah ini juga
  karena kaki ini senantiasa berjalan berulang kali mengerjakan shalat
  dengan berjema'ah dan kaki ini juga berjalan
  menghadiri Majlis-majlis ilmu.





  " Apabila gagal Malaikat maut mencabut roh orang-orang Mukmin dari arah
  kaki, maka Malaikat maut mencoba pula dari arah telinga. Sebaik saja
  Malaikat maut menghampiri telinga maka telinga pun berkata : "Tidak ada
  jalan bagimu dari arah ini
  karena telinga ini senantiasa mendengar bacaan Al-Qur'an dan Dzikir"

  Akhirnya Malaikat maut mencoba mencabut nyawa orang Mukmin dari arah mata
  tetapi baru saja hendak menghampiri mata maka berkata mata : "Tidak ada
  Mushaf dan Kitab-kitab dan mata ini
 senantiasa menangis karena ketakutan kepada Allah S.W.T."

  "Setelah gagal maka Malaikat maut kembali kepada Allah S.W.T.. Kemudian
  Allah berfirman yang maksudnya : "Wahai Malaikat Ku, tulis AsmaKu
  ditelapak tanganmu dan tunjukkan kepada roh orang yang beriman itu".
  Setelah mendapat perintah Allah maka Malaikat mautpun menghampiri roh
 orang Mukmin dan menunjukkan Asma Allah S.W.T.
  maka keluarlah roh tersebut dari arah mulut dengan tenang.

  Abu Bakar R.A telah ditanya kemana roh pergi setelah keluar dari jasad.
  Maka berkata Abu Bakar R.A. : "Roh itu pergi menuju ke tujuh tempat " :
  1. Roh para Nabi dan utusan menuju ke Syurga Addin
  2. Roh para Ulama menuju ke Syurga Firdaus
  3. Roh mereka yang berbahagia menuju ke Syurga Illiyna
  4. Roh para Syuhada berterbangan seperti burung di Syurga mengikuti
  kehendak mereka
  5. Roh para Mukmin yang berdosa akan tergantung diudara tidak dibumi dan
  tidak dilangit sampai Hari Kiamat
  6. Roh anak-anak yang beriman akan berada digunung dari Minyak Misik
  7. Roh orang-orang Kafir akan berada dalam Neraka Sijjin, mereka disiksa
  beserta jasadnya sampai Hari Kiamat.

  Telah bersabda Rasulullah S.A.W. : "Tiga kelompok manusia yang akan
 dijabat  tangannya oleh para Malaikat pada hari mereka keluar dari
 kuburnya :
  1. Orang-orang yang mati Syahid
  2. Orang-orang yang mengerjakan shalat malam dalam bulan Ramadhan 
  3. Orang yang berpuasa di hari Arafah 
Sekian untuk mengingatkan kita semua???.

Sumber : Media Dakwah
 

No comments: